*meraih keberkahan di bulan RAMADHAN*

 

 

 

 

 

Padahal mereka tidak disuruh kecuali sAya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus (QS. Al Bayinnah: 5) Alhamdulillah, Bulan ramadhan sudah bersama kita, bulan yang sangat dirindukan oleh mereka yang tahu hakikat hidangan Allah. Ramadhan adalah karunia bagi pencari kenikmatan ibadah, bagi pemburu manisnya keta’atan, dan bagi yang gandrung dengan kepuasan rohani, rasa bersyukur, pernghormatan suka cita, bergembira ria diiringi dengan permohonan kepada Allah Azza Wa Jalla agar ramadhan kali ini menjadi yang terbaik dari tahun-tahun sebelumnya.

Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa sallam saat ramadhan tiba bersabda: Telah datang kepada kalian bulan ramadhan, Allah telah wajibkan atas kalian puasa disiang harinya, pada bulan ini pintu-pintu syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu, pada bulan ini ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang dari kebaikannya berarti telah benar-benar terhalang (HR Ahmad) Keberkahan Bulan Suci Ramadhan syahrul mubarok, bulan penuh berkah, berkah artinya manfaat yang menyeluruh dan maksimal, berdayaguna dan berhasil guna secara optimal di dunia dan akhirat. Dibulan suci muliat ini terdapat banyak manfaat dan kebaikan yang dirasakan oleh orang-orang yang beriman: a. Keberkahan cita rasa keimanan. Hal ini bisa kita saksikan betapa pada bulan ini seorang mukmin terlihat sangat kuat keimanannya, hatinya hidup, selalu tafakkur dan cepat ingat dan sadar. Hal ini merupakan bagian dari hidayah Allah yang dilimpahkan kepada para hamba-Nya. b. Keberkahan kekuatan fisik. Saat seseorang berpuasa walaupun ia tidak makan dan minum, namun sebenarnya kekuatan fisiknya sedang bertambah, sehingga akan terasa ringan baginya untuk menjalankan berbagai ibadah, baik berupa shalat, dzikir,membaca Alquran, tarawih dan sebagainya. c. Keberkahan waktu. Saat kita bersa di bulan ramadhan, dalam satu hari satu malam kita mampu melakukan berbagai ibadah yang jika diukur dari segi kuantitatif mungkin sesuatu yang baru bisa kita lakukan dalam beberapa hari diluar ramadhan. Jika kita menyadari keberkahan ini pastilah akan termotivasi untuk memperbanyak amal ibadah, Lantas bagaimanakah kiat terbaik agar kita sebagai hamba Allah dan Ummat Nabi Muhammad mampu meraih keberkahan bulan suci ramadhan secara maksimal. Berikut teknk meraih sukses ramadhan: 1. Ikhlas (murni) untuk Allah dalam segala ibadah yang kita lakukan, Ikhlas lillahi Ta’ala adalah ruh segala ketaatan, kunci agar setiap amal saleh diterima disis-Nya, serta pintu bagi pertolongan dan tuntutan Tuhan semesta alam. Sesuai dengan kadar niat, keikhlasan dan kesungguhan terhadap Allah dan dalam mengingatkan berbagai kebaikan, sesuai kadar itu pula pertolongan Allah datang kepada seorang hambaNya yang beriman. Ibnu al-Qayyim berkata: “Sesuai dengan kadar niat seorang hamba,obsesi, kehendak dan keinginannya dalam hal itu, seperti pula taufiq Allah dan pertolongan-Nya”. Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus (QS. Al Bayinnah: 5) 2. Meyakini keagungan bulan ramadhan sebagaimana dijelaskan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, “Telah datang kepada kalian bulan yang agung dan penuh keberkahan, didalamnya terdapat malam yang nilainya lebih baik dari seribu Bulan.. (HR Ahmad). 3. Meyakini adanya pahala yang berlipat ganda yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala siapkah untuk orang-orang yang berpuasa. Diantaranya dinyatakan dalan hadits qudsi berikut ini: Semua amal manusia adalah untuknya, kecuali puasa, sesungguhnya ia adalah milik-Ku dan aku yang akan memberkan balasannya (HR Bukhari) 4. Meyakini puasa akan menjauhkan pelakunya dari neraka dan akan dimasukkan kedalam syurga. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, bersabda: “Siapa yang berpuasa satu hari fi sabilillah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 tahun”. (Muttafaqun ‘alaih). Puasa akan memberi syafaat kepada yang melakukannya sehingga ia akan memasukannya ke dalam syurga. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda : Puasa dan Alquran memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat, puasa berkata: “Wahai Tuhanku! saya telah mencegahnya dari makan dan syahwat di siang hari, oleh karena itu terimalah syafaat saya untuknya!”. Lalu Alquran berkata:”Wahai Tuhanku, saya telah mencegahnya dari tidur di malam hari, oleh karena itu, terimalah syafaat saya untuknya!”. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, bersabda:”Lalu syafaat keduanya diterima Allah”. (HR Ahmad) Didalam surga ada satu pintu yang bernama Al-Rayyan, pintu ini hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya disurga ada satu pintu bernama Al-Rayyan, dari pintu ini akan masuk orang-orang yang berpuasa pada hari kiamat, tidak ada siapapun selain mereka yang akn memasuki pintu ini, dikatakan (diserukan): Mana orang-orang yang berpuasa? lalu mereka semua berdiri, tidak ada seorangpun selain mereka yang memasuki pintu ini, jika orang-orang yang berpuasa telah masuk, maka pintu itu ditutup, sehingga tidak ada seorang pun selain mereka yang memasukinya”.(Muttafaqun ‘alaih). 5. Senantiasa mengharap ampunan Allah karena puasa ramadhan menghapus dosa-dosa yang telah berlalu. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: Siapa yang berpuasa ramadhan dengan iman dan karena mengharap pahala di sisi Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni”(Muttafaqun ‘alaih). Dari sholat ke sholat lima waktu, jumat ke jumat dan ramadhan ke ramadhan adalah penghapus-penghapus dosa diantara keduannya selama dosa-dosa besar dijauhi”. (HR Muslim). 6. Memperbanyak dia di bulan ramadhan karena doa orang yang berpuasa dikabulkan Allah. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Tiga orang yang doa mereka tidak dirolak, orang yang berpuasa sehingga ia berbuka, imam yang adil, dan doa orang yang terdzalimi akan diangkat Allah Subhanahu Wa Ta’ala diatas awan dan dibuka untuknya pintu-pintu langit, dan Allah berfirman: “Demi izzahku, sungguh Aku akan menolongmu walaupun setelah beberapa saat”. (HR Ahmada dan At-Tirmidzi, dan ia berkata: “Hadits ini hasan”. 7. Memperbaiki kualitas ibadah wajib dan memperbanyak ibadah sunnah sebagaimana dicontohkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Dibulan ramadhan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam memperbanyak berbagai bentuk ibadah seperti tilawah Alquran, qiyamullail (tarawih dan witir), memperbanyak infaq, menuntut ilmu, menyiarkan kebaikan, menegakan amar makruf dan mencegah kemungkaran. Beliau mengkhususkan ramadhan dengan berbagai ibadah, sesuatu yang tidak beliau lakukan pada bulan-bulan lainnya. Sungguh telah ada pada diri Rasulullah telada yang baik (QS. Al-Ahzab:21)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • berbagi cerita

  • demi masa

    August 2011
    M T W T F S S
    « Jun    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Categories

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 3 other followers

  • %d bloggers like this: